microteaching
Media/Video Pembelajaran (Embed Link)
Tautan Sumber Asli
Deskripsi Sumber Asli (Eksternal)
Judul Sumber Asli
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)Materi : Rambu-rambu lalu lintas (kelas 3)
Nama Institusi/Kanal Sumber
Dea Fani Khuzarisma Purba
Jenis Sumber Media/Video
Video YouTube
Tahun Publikasi
2025
Jenis Lisensi Sumber
Tidak Dicantumkan
Ulasan Media/Video Pembelajaran
Video ini mendemonstrasikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi rambu-rambu lalu lintas untuk siswa kelas 3 SD. Pembelajaran diawali dengan kegiatan pembuka yang hangat, doa, dan ice breaking untuk meningkatkan antusiasme siswa. Guru menggunakan pendekatan kontekstual dengan bertanya tentang pengalaman siswa menggunakan kendaraan. Inti dari PBL terlihat saat guru menyajikan orientasi masalah berupa video animasi kecelakaan mobil, yang memancing siswa untuk menganalisis penyebabnya, yaitu ketidakpatuhan terhadap lampu merah. Siswa kemudian bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan berbagai simbol rambu lalu lintas lainnya dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
Informasi Pengulas
Nama Lengkap
Desiana Andini
ID (NIM)
230611100188
Kelas
PGSD 6F
Matakuliah
Praktik Pembelajaran Mikro
Pernyataan Etik
Saya mencantumkan sumber secara lengkap, Konten digunakan untuk tujuan edukatif
Catatan Ulasan
Model Pembelajaran
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Mata Pelajaran/Tema
Materi : Rambu-rambu lalu lintas (kelas 3)
Jenjang Pendidikan
Sekolah Dasar
Manfaat Praktik Baik
Praktik ini memberikan manfaat signifikan dalam membangun kemandirian dan kemampuan berpikir kritis siswa, di mana mereka diajak mencari solusi dan makna di balik simbol-simbol melalui diskusi kelompok, bukan sekadar menghafal. Penggunaan media audio-visual (animasi) secara efektif menarik perhatian siswa kelas rendah dan membuat materi yang bersifat aturan menjadi lebih konkret. Selain itu, kegiatan presentasi kelompok melatih keterampilan komunikasi dan rasa percaya diri siswa sejak dini.
Potensi Adaptasi
Model ini sangat potensial untuk diadaptasi di berbagai sekolah dengan melakukan kontekstualisasi media. Guru dapat mengganti video animasi dengan foto-foto rambu nyata yang ada di sekitar lingkungan sekolah agar siswa lebih mengenali aturan di daerah mereka sendiri. Potensi pengembangan lainnya adalah dengan melakukan role-play atau simulasi sederhana di halaman sekolah, di mana siswa mempraktikkan cara menyeberang atau berkendara sesuai rambu yang telah dipelajari, sehingga pemahaman kognitif berubah menjadi perilaku nyata.
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




