Aktualisasi Nilai Pancasila melalui Deep Learning
Ulasan Ilmiah
Penelitian ini mengulas penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran nilai-nilai Pancasila di Sekolah Alam Kendal sebagai jawaban atas masalah pendidikan Pancasila yang selama ini cenderung hanya menekankan hafalan tanpa penghayatan, sehingga anak jauh dari esensi nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial dalam kehidupan nyata
Pentingnya penelitian ini terletak pada konteks derasnya arus globalisasi dan lunturnya nilai kebangsaan, sementara pendidikan dasar menjadi “benteng terakhir” pembentukan karakter Pancasila, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang bermakna, reflektif, kontekstual, dan transformatif, bukan lagi ceramah satu arah berbasis hafalan
Temuan utama menunjukkan bahwa melalui kurikulum sekitar 70% berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual, siswa kelas I–VI tidak hanya memahami secara kognitif tetapi juga menginternalisasi semua sila Pancasila melalui pengalaman belajar yang reflektif, kolaboratif, dan bermakna; misalnya melalui kegiatan ibadah yang disertai perenungan nilai Ketuhanan, aktivitas yang menumbuhkan empati dan penghargaan martabat manusia, kerja kelompok yang menumbuhkan persatuan, praktik musyawarah dalam pengambilan keputusan, hingga proyek yang menanamkan keadilan dan tanggung jawab sosial
Pendekatan deep learning yang dipayungi tiga pilar mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning terbukti efektif membangun kesadaran moral, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi intrinsik siswa untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, sehingga pembelajaran Pancasila tidak lagi berhenti pada hafalan, tetapi tampak dalam tindakan konkret, proyek autentik, refleksi moral, dan interaksi sosial sehari-hari 1.4. Implikasinya bagi pembelajaran di sekolah dasar secara umum adalah perlunya transformasi strategi pembelajaran Pancasila dan pendidikan karakter menuju model yang berpusat pada siswa, berbasis proyek, kontekstual, dan bernilai, yang menempatkan guru sebagai fasilitator nilai dan teladan, mengintegrasikan nilai Pancasila ke seluruh mata pelajaran, memanfaatkan refleksi, studi kasus moral, penilaian autentik, serta sinergi sekolah orang tua komunitas untuk memastikan internalisasi nilai berlangsung konsisten dalam ekosistem pendidikan
Sebagai catatan akhir, penelitian ini memiliki kekuatan pada kedalaman deskripsi praktik di Sekolah Alam Kendal dan kejelasan kerangka teoritisnya, namun juga membuka ruang studi lanjutan untuk menguji keberterapan model deep learning Pancasila ini di berbagai tipe sekolah dasar lain (negeri, swasta reguler, madrasah) dengan karakteristik siswa, budaya sekolah, dan dukungan sarana yang beragam, sehingga kontribusinya terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila di tingkat nasional dapat dipetakan lebih komprehensif
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
https://doi.org/10.56916/jipi.v4i2.2187
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




