Analisis Penerapan Pendidikan Lingkungan di Sekolah Dasar

Report Abuse

Ulasan Ilmiah

Pendidikan lingkungan adalah hal yang sangat penting dalam pendidikan dasar karena membantu membangun kesadaran ekologi dan perilaku yang mendukung lingkungan sejak dini. Di tingkat sekolah dasar, para siswa berada pada fase perkembangan di mana nilai, sikap, dan kebiasaan mulai terbentuk secara lebih tetap. Oleh karena itu, pendidikan lingkungan berfungsi tidak hanya untuk memberikan pengetahuan tentang alam, tetapi juga sebagai proses yang membangun karakter agar para siswa memiliki rasa kepedulian, tanggung jawab, dan kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pendidikan modern, pengintegrasian pendidikan lingkungan menjadi strategi penting untuk menanamkan nilai keberlanjutan dan menciptakan generasi dengan kesadaran ekologis yang tinggi.

Artikel yang berjudul “Analisis Penerapan Pendidikan Lingkungan di Sekolah Dasar” karya Irvan Abid Syaputra, Ismatun Naila, dan Deni Adi Putra yang diterbitkan dalam Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (2023), membahas penerapan pendidikan lingkungan di SD Muhammadiyah 7 Surabaya. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan secara mendalam cara penerapan pendidikan lingkungan di sekolah dasar. Penelitian dilakukan antara Oktober dan awal November 2023 dengan melibatkan dua guru wali kelas dan enam siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Secara konseptual, penelitian ini melihat pendidikan lingkungan sebagai suatu proses belajar yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman, sikap, dan perilaku yang peduli terhadap lingkungan. Pendidikan lingkungan dipahami bukan hanya sebagai penyampaian materi mengenai alam, tetapi juga sebagai proses untuk menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan dalam cara berpikir dan bertindak siswa agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah 7 Surabaya tidak menawarkan mata pelajaran khusus yang fokus terhadap pendidikan lingkungan. Alih-alih, nilai-nilai yang berkaitan dengan lingkungan diintegrasikan ke dalam pembelajaran tematik dan pelajaran lain seperti IPA dan IPS. Model integrasi ini memungkinkan pendidikan lingkungan disisipkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran sehingga menjadi lebih relevan dan kontekstual dengan kehidupan siswa. Selain melalui pembelajaran di kelas, pendidikan lingkungan juga dilaksanakan melalui berbagai kegiatan praktis di sekolah. Kegiatan tersebut meliputi tugas piket kelas, program kebersihan setiap Jumat, merawat tanaman di area sekolah, serta kegiatan belajar di luar kelas. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan dan mempraktikkan perilaku yang menghargai lingkungan. Pendekatan berbasis praktik ini terbukti efektif karena siswa tidak hanya belajar secara teoritis tetapi juga melalui pengalaman nyata.

Pendidikan lingkungan juga dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya adalah Hizbul Wathan. Dalam kegiatan ini, siswa dilatih untuk mengembangkan sikap disiplin, kerjasama, serta kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut juga membantu partisipasi sekolah dalam program Pemerintah Kota Surabaya, yaitu Sekolah Adiwiyata Surabaya (SAS), yang bertujuan untuk menciptakan sekolah yang peduli terhadap dan berbudaya lingkungan.

Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh guru adalah keterbatasan dalam menerapkan pendidikan lingkungan di kelas yang lebih rendah karena siswa membutuhkan bimbingan yang lebih intensif mengingat kemampuan kognitif mereka masih dalam tahap perkembangan. Di samping itu, karena pendidikan lingkungan diintegrasikan ke dalam pelajaran lain, penerapannya sering kali tergantung pada materi utama yang sedang diajarkan, sehingga pembahasannya belum selalu seimbang. Faktor lain yang menentukan keberhasilan penerapan pendidikan lingkungan adalah kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam proses pembelajaran. Keterampilan guru dalam menyusun kegiatan yang relevan dan menarik menjadi kunci agar siswa dapat mengerti serta menerapkan perilaku peduli lingkungan. Dalam konteks pedagogis, studi ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan di tingkat sekolah dasar seharusnya tidak hanya terfokus pada penyampaian informasi, namun juga pada pembentukan kebiasaan dan budaya lingkungan di lingkungan sekolah. Aktivitas pembiasaan seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan melestarikan lingkungan, bila dilakukan secara rutin, dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan di antara siswa.

Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa pendidikan lingkungan adalah sebuah proses yang menyeluruh dan berkelanjutan. Keberhasilannya tidak hanya tergantung pada isi kurikulum, tetapi juga pada komitmen pihak sekolah, kreativitas para guru, serta partisipasi aktif siswa dalam berbagai kegiatan terkait lingkungan. Dengan pengelolaan yang baik, pendidikan lingkungan di sekolah dasar bisa menjadi dasar yang penting dalam menciptakan generasi yang sadar akan ekologi dan bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan di masa depan.

Deskripsi Artikel Asli

Judul Asli Karya Ilmiah
ANALISIS PENEREPAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH DASAR
Nama Penulis Karya Ilmiah
Syaputra; Irvan Abid and Naila; Ismatun and Putra; Deni Adi
Tanggal Publikasi
December 1, 2023
Jenis Penlitian
Kuantitatif
Jenis Lisensi
CC BY 4.0
Link DOI Sumber (Aktif)

Informasi Sumber Eksternal

Nama Institusi/Penerbit
Program Studi PGSD FKIP Universitas Pasundan – Penerbit Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Kategori/Quadran
Jurnal Sinta 4

Identitas Pengulas (Kontributor)

Nama Lengkap
Rafiqa Dzurriyya
ID (NIM)
240611100006
Kelas
PGSD 4A
Matakuliah
Pembelajaran PPKn SD

Informasi Tambahan

Panduan Kutipan
Syaputra, I. A., Naila, I., & Putra, D. A. (2023). Analisis Penerepan Pendidikan Lingkungan di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(03), 5911-5925.

Author Info

Rafiqa

Member since 1 bulan ago
  • rafiqadzry14@gmail.com
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *