Menuju literasi lingkungan sebagai infrastruktur publik: Enksplorasi persepektif pemuda Indonesia terhadap isu perubahan iklim
Ulasan Ilmiah
Artikel pada jurnal BiosciED: Journal of Biological Science and Education ini membahas pentingnya literasi lingkungan sebagai “infrastruktur publik” untuk menghadapi isu perubahan iklim dengan menyoroti perspektif pemuda Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur; penelitian menggunakan metode survei campuran (kuantitatif–kualitatif) terhadap 222 responden dan menemukan bahwa pemuda memiliki kesadaran tinggi terhadap dampak perubahan iklim seperti kebakaran hutan, banjir, dan kekeringan, serta cenderung melihat aksi komunitas sebagai strategi paling efektif, namun keterlibatan mereka masih terhambat oleh rendahnya motivasi, keterbatasan akses informasi ilmiah, dan kurangnya dukungan kebijakan serta kapasitas tenaga pendidik; selain itu, meskipun publikasi ilmiah menjadi sumber informasi paling dipercaya, media sosial justru menjadi sarana utama pembelajaran, sehingga diperlukan integrasi antara edukasi formal, teknologi digital, dan kebijakan publik yang kontekstual agar literasi lingkungan benar-benar berfungsi sebagai fondasi dalam meningkatkan partisipasi pemuda dan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




