Krisis iklim dan isu lingkungan

Report Abuse

Media/Video Pembelajaran (Embed Link)

Deskripsi Sumber Asli (Eksternal)

Judul Sumber Asli
Isu krisis iklim dan lingkungan
Nama Institusi/Kanal Sumber
karya BEM FST UNAIR
Jenis Sumber Media/Video
Video YouTube
Tahun Publikasi
2021
Jenis Lisensi Sumber
Tidak Dicantumkan

Ulasan Media/Video Pembelajaran

Video bertajuk “ISU KRISIS IKLIM DAN LINGKUNGAN” karya BEM FST UNAIR menyoroti pergeseran isu lingkungan dari sekadar wacana ilmiah menjadi topik sosial-politik yang hangat, dipicu oleh momentum seperti rilisnya film dokumenter Sexy Killers dan refleksi mendalam selama pandemi COVID-19. Video ini menekankan peran besar generasi milenial dan Gen Z dalam menyuarakan alarm iklim di media sosial, namun di sisi lain memberikan kritik terhadap tren green lifestyle yang cenderung terkesan eksklusif dan mahal bagi masyarakat menengah ke bawah. Sebagai solusinya, narasi diarahkan pada pentingnya menghidupkan kembali kearifan lokal Indonesia seperti penggunaan besek bambu yang sebenarnya merupakan praktik hidup berkelanjutan sejak dulu. Mahasiswa pun diajak untuk menjadi jembatan informasi yang mendemokrasikan isu iklim agar lebih membumi, inklusif, dan relevan dengan budaya masyarakat setempat.

Informasi Pengulas

Nama Lengkap
Rania marsita Bela
ID (NIM)
240611100206
Kelas
PGSD 4F
Matakuliah
Kewarganegaraan
Pernyataan Etik
Saya mencantumkan sumber secara lengkap, Konten digunakan untuk tujuan edukatif

Catatan Ulasan

Model Pembelajaran
PJBL
Mata Pelajaran/Tema
Kewarganegaraan
Jenjang Pendidikan
S1
Manfaat Praktik Baik
Menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui pendekatan kearifan lokal membawa dampak positif yang luas, baik bagi ekosistem maupun tatanan sosial. Secara ekologis, praktik tradisional seperti penggunaan wadah alami atau pengurangan konsumsi energi secara sadar berkontribusi langsung pada penurunan jejak karbon dan meminimalisir limbah plastik yang sulit terurai. Dari sisi sosial, pendekatan ini menghilangkan stigma bahwa peduli lingkungan adalah gaya hidup mewah yang eksklusif bagi kalangan atas; kearifan lokal menjadikannya inklusif karena menggunakan sumber daya yang murah dan tersedia di sekitar masyarakat. Selain itu, dengan menghidupkan kembali tradisi lama, kita tidak hanya menjaga keseimbangan alam tetapi juga melestarikan warisan budaya Indonesia yang secara filosofis memang sangat menghargai keselarasan antara manusia dan lingkungannya.
Potensi Adaptasi
Potensi adaptasi mengenai kearifan lokal ini dapat diwujudkan melalui berbagai strategi yang menyasar aspek edukasi, sosial, hingga ekonomi kreatif. Dalam konteks pendidikan, narasi ini sangat kuat untuk dikembangkan menjadi materi literasi lingkungan yang mengajarkan siswa bahwa menjaga bumi tidak harus dimulai dengan hal baru yang mahal, melainkan dengan menghargai kembali kebiasaan baik yang sudah ada di sekitar mereka. Sementara itu, dalam ruang digital, pesan ini memiliki potensi viral jika dikemas sebagai kritik terhadap eksklusivitas gaya hidup hijau, sekaligus mempromosikan kembalinya produk lokal yang ramah lingkungan. Dengan demikian, adaptasi ini tidak hanya sekadar menyebarkan informasi, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal untuk lebih percaya diri terhadap budaya sendiri sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan krisis iklim global.

Informasi Tambahan

Tautan Sumber Eksternal Lainnya

Author Info

Avatar

Rania

Member since 2 bulan ago
  • raniamarsitab@gmail.com
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Info

Avatar Image

Rania

Posted 56 tahun ago
  • raniamarsitab@gmail.com
Contact Agent View Profile