LITERASI DIGITAL WARGA NEGARA MUDA: PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI MAHASISWA
Ulasan Ilmiah
Artikel dalam Jurnal PPKn Vol. 13 No. 1 Tahun 2025 membahas mengenai pentingnya literasi digital mahasiswa dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) di era perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi AI yang semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan, khususnya oleh mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai tugas akademik. Kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi AI seperti ChatGPT menjadikan teknologi ini sebagai alat bantu yang sangat populer dalam proses belajar, mulai dari mencari ide tulisan, menyusun paragraf, hingga membantu pembuatan presentasi. Namun demikian, penggunaan teknologi tersebut juga menimbulkan berbagai tantangan seperti potensi ketergantungan, penurunan kemampuan berpikir kritis, serta persoalan etika akademik.
Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber pustaka seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik literasi digital dan pemanfaatan AI dalam pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai konsep literasi digital, literasi AI, serta strategi penggunaan teknologi AI secara bertanggung jawab oleh mahasiswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki empat pilar utama, yaitu etika digital, budaya digital, keamanan digital, dan kecakapan digital. Etika digital berkaitan dengan kemampuan individu dalam memahami dan menerapkan norma perilaku yang baik dalam penggunaan teknologi digital. Budaya digital mencakup kemampuan memahami nilai-nilai kebangsaan seperti Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam interaksi digital. Keamanan digital berkaitan dengan kemampuan melindungi data pribadi dan memahami risiko keamanan informasi, sedangkan kecakapan digital berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi informasi secara efektif.
Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya literasi AI yang mencakup pemahaman konsep AI, pengetahuan tentang aplikasi AI di berbagai bidang, kesadaran terhadap dampak sosial dan etika teknologi AI, serta kemampuan menggunakan teknologi AI secara aman dan bertanggung jawab. Literasi AI juga mencakup pemahaman terhadap risiko seperti bias algoritma, pelanggaran privasi, serta kemungkinan munculnya misinformasi dari sistem AI.
Artikel ini juga menjelaskan beberapa strategi penggunaan AI secara bijak oleh mahasiswa, antara lain menggunakan AI hanya sebagai alat bantu dalam mencari referensi atau ide, tetap menulis dengan bahasa sendiri, menjaga orisinalitas karya tulis, serta melakukan sitasi yang benar terhadap sumber yang digunakan. Dengan strategi tersebut, mahasiswa diharapkan tetap mampu mempertahankan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta integritas akademik dalam proses pembelajaran.
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa literasi digital dan literasi AI merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai warga negara digital (digital citizenship) di era teknologi. Penggunaan AI yang tepat dan bertanggung jawab dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan akses terhadap informasi. Namun, penggunaan teknologi ini juga harus disertai dengan kesadaran etika, kepatuhan terhadap aturan akademik, serta kemampuan refleksi kritis agar teknologi AI tidak menimbulkan dampak negatif seperti ketergantungan atau penurunan kualitas berpikir mahasiswa.
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Chookaew, S., Kitcharoen, P., Howimanporn, S., & Panjaburee, P. (2024). Fostering student competencies and perceptions through artificial intelligence of things educational platform. Computers and Education: Artificial Intelligence, 7, 100308. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2024.100308
Ayuningtyas, G. F., Fahranie, H. K., Muslimah, I., Hadiansyah, S., Elzahra, S., & Setiawan, B. (2024). The influence of using AI on improving critical thinking in educational technology students. https://doi.org/10.61227
Fu, L. (2025). The role of STEM teachers’ emotional intelligence and psychological well-being in predicting their artificial intelligence literacy. Acta Psychologica, 253, 104708. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.104708
Kusumawardani, S. S., Wulandari, D., Pannen, P., Ekadiyanto, F. A., Wiryana, I. M., Purwarianti, A., & Alfarozi, S. A. I. (2024). Buku panduan penggunaan generative AI pada pembelajaran di perguruan tinggi (Versi 1.1). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Lim, W. M., Gunasekara, A., Pallant, J. L., Pallant, J. I., & Pechenkina, E. (2023). Generative AI and the future of education: Ragnarök or reformation? A paradoxical perspective from management educators. The International Journal of Management Education, 21(2), 100790. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2023.100790
Lukman, Agustina, R., & Aisy, R. (2023). Problematika penggunaan artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran di kalangan mahasiswa STIT Pemalang. Jurnal Madaniyah, 13(2). https://doi.org/10.58410/madaniyah.v13i2.826
Muhaimin, M. (2024). Analisis kesiapan mahasiswa dalam menggunakan AI untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa UNISNU Jepara.
Niyu, Dwihadiah, D., Gerungan, A., & Purba, H. (2024). Penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa dan dosen perguruan tinggi Indonesia. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 14(2). https://doi.org/10.35814/coverage.v14i2.6058
Putrihapsari, R., & Fauziah, P. Y. (2020). Manajemen pengasuhan anak usia dini pada ibu yang bekerja: Sebuah studi literatur. JIV – Jurnal Ilmiah Visi, 15(2), 127–136. https://doi.org/10.21009/jiv.1502.4
Sari, D. I., Rejekiningsih, T., & Muchtarom, M. (2020). Students’ digital ethics profile in the era of disruption: An overview from the internet use at risk in Surakarta City, Indonesia. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14(3), 82–94. https://doi.org/10.3991/ijim.v14i03.12207
UNESCO. (2024). AI competency framework for students. UNESCO. https://doi.org/10.54675/jkjb9835
Zakaria, F., Mulyana, D., Rachmawati, T. S., Khadijah, U. L. S., Gemiharto, I., & Hafiar, H. (2022). Perubahan pola komunikasi dalam proses pembelajaran di pondok pesantren pada masa pandemi Covid-19. CoverAge: Journal of Strategic Communication.
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




