Pembelajaran Interaktif melalui Platform Media Sosial pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Ulasan Ilmiah
Artikel berjudul Pembelajaran Interaktif melalui Platform Media Sosial pada Peserta Didik Sekolah Dasar yang ditulis oleh Nailatus Sa’adah Maziyah, Abdul Mu’id, dan Evi Fatimatur Rusydiyah membahas pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini dimuat dalam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) volume 5 nomor 3 tahun 2025. Secara umum, artikel ini menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Pada bagian pendahuluan, penulis menjelaskan bahwa perkembangan teknologi pada era digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Kemajuan teknologi, terutama penggunaan perangkat seluler seperti smartphone dan berbagai aplikasi digital, membuka peluang baru dalam pengembangan metode dan media pembelajaran. Dalam konteks ini, guru dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi secara tepat agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Penulis menegaskan bahwa media sosial merupakan salah satu bentuk teknologi yang sangat dekat dengan kehidupan generasi saat ini sehingga memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai media pembelajaran yang inovatif.
Artikel ini juga menguraikan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang interaksi akademik. Melalui platform seperti Instagram, YouTube, TikTok, atau Facebook, peserta didik dapat berbagi informasi, berdiskusi, serta mengekspresikan ide dan gagasan secara lebih terbuka. Penggunaan media sosial dalam pembelajaran dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan karena peserta didik terbiasa menggunakan platform tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, apabila dimanfaatkan secara tepat, media sosial dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan partisipatif.
Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VI A di SD Islam Azzahro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta studi dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai pelaksanaan pembelajaran interaktif melalui media sosial. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan ini memungkinkan penulis menggambarkan secara mendalam bagaimana proses pembelajaran berlangsung serta bagaimana respons peserta didik terhadap penggunaan media sosial sebagai media belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform media sosial mampu mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif. Peserta didik tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, kolaborasi, dan pembuatan proyek bersama. Media sosial juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk bekerja sama dalam menyusun berbagai bentuk produk pembelajaran yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar bagi peserta didik lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak lagi bersifat satu arah, melainkan melibatkan interaksi yang lebih luas antara guru dan peserta didik maupun antar peserta didik itu sendiri.Â
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




