Pembelajaran Mendalam untuk Menguatkan Pendidikan Pancasila SD
Ulasan Ilmiah
Artikel ini mengulas secara komprehensif konsep dan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam Pendidikan Pancasila di sekolah dasar sebagai arah baru pendidikan bermutu untuk semua, dengan menekankan bahwa pembelajaran tidak boleh berhenti pada hafalan nilai, tetapi harus sampai pada pemahaman bermakna, internalisasi nilai, dan penerapan dalam konteks kehidupan nyata
Penelitian ini penting karena menjawab problem klasik pembelajaran Pancasila yang masih normatif dan tekstual, di mana siswa cenderung menghafal tanpa memahami makna sehingga nilai-nilai Pancasila tidak tertanam dalam perilaku, serta menjembatani kesenjangan antara idealisme Kurikulum Merdeka, Profil Pelajar Pancasila, dan praktik pembelajaran di kelas yang masih didominasi ceramah dan hafalan
Temuan utamanya menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam meningkatkan kemampuan siswa mengaitkan nilai Pancasila dengan situasi kehidupan nyata, membuat pembelajaran lebih kontekstual dan reflektif, selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila (beriman, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif), memperkuat literasi kewargaan, kompetensi sosial-emosional, dan keterampilan abad ke-21, terutama ketika dikombinasikan dengan pembelajaran berbasis proyek, diskusi reflektif, simulasi peran, asesmen autentik, dan integrasi teknologi digital yang memungkinkan pembelajaran interaktif, personal, dan inklusif
Implikasinya bagi pembelajaran di sekolah dasar sangat luas: guru SD didorong bergeser dari peran “pemberi materi” menjadi fasilitator dialogis yang merancang pengalaman belajar reflektif, kontekstual, berbasis proyek, dan kolaboratif, menggunakan teknologi digital untuk menyediakan sumber belajar kaya, simulasi demokrasi, proyek lintas sekolah, serta menjadikan kelas sebagai ruang praktik langsung nilai Pancasila dan budaya sekolah yang demokratis, sambil menerapkan asesmen autentik yang menilai proses, sikap, dan kemampuan berpikir kritis, bukan hanya tes tertulis
Catatan akhir, kajian ini sangat kuat sebagai landasan konseptual dan praktis untuk inovasi pembelajaran Pancasila di SD, namun juga menegaskan bahwa keberhasilannya sangat bergantung pada peningkatan kompetensi guru, ketersediaan sarana-prasarana dan teknologi, penyederhanaan beban administratif, serta dukungan kebijakan dan kolaborasi multipihak agar paradigma pembelajaran mendalam benar-benar dapat diimplementasikan secara luas dan berkelanjutan di sekolah dasar Indonesia
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
https://doi.org/10.62386/jised.v3i4.182
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




