Projek Program P5 dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan

Report Abuse

Ulasan Ilmiah

Pendidikan karakter merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pendidikan di Indonesia, terutama dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa sejak dini. Salah satu karakter penting yang perlu dikembangkan adalah karakter peduli lingkungan. Sikap ini tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mencerminkan kesadaran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelestarian alam. Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, upaya penguatan karakter tersebut diwujudkan melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dirancang agar siswa dapat belajar melalui pengalaman nyata dan aktivitas berbasis proyek. Artikel berjudul “Analisis Program P5 untuk Menumbuhkan Nilai Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar” karya Rori Lalinda, Heri Hadi Saputra, dan Muhammad Sobri yang diterbitkan dalam Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (2025) mengkaji pelaksanaan program P5 dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan menggambarkan secara mendalam pelaksanaan program P5 di sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SDN 37 Ampenan, Nusa Tenggara Barat, dengan subjek penelitian yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas IV, serta siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik sehingga hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program P5 dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah membentuk tim fasilitator yang bertugas merancang kegiatan proyek serta melakukan koordinasi dengan guru. Selain itu, sekolah juga mengidentifikasi kesiapan guru melalui kegiatan workshop dan diskusi dalam kelompok kerja guru. Pada tahap ini ditentukan pula tema proyek yang digunakan, yaitu “Gaya Hidup Berkelanjutan”, serta penyusunan modul pembelajaran berbasis proyek yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan sekolah.

Pada tahap pelaksanaan, siswa dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan proyek yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan yang dilakukan antara lain mempelajari pengelolaan sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan bahan bekas menjadi produk yang bermanfaat. Salah satu kegiatan proyek yang dilakukan adalah membuat pot tanaman dan vas bunga dari botol plastik bekas. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama dengan teman. Pembelajaran berbasis proyek ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena siswa terlibat langsung dalam kegiatan yang berkaitan dengan permasalahan lingkungan di sekitar mereka.

Tahap terakhir adalah tahap evaluasi yang dilakukan secara formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilakukan melalui observasi kegiatan siswa, refleksi pembelajaran, serta pencatatan dalam jurnal harian guru. Sementara itu, evaluasi sumatif dilakukan dengan menilai sikap siswa, keterlibatan dalam kegiatan proyek, serta produk yang dihasilkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan karakter peduli lingkungan pada siswa, seperti kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dan mampu memilah sampah sesuai jenisnya.

artikel ini menegaskan bahwa implementasi program P5 dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi strategi yang efektif dalam menanamkan nilai karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan yang kontekstual, kolaboratif, dan menyenangkan, siswa tidak hanya memahami konsep kepedulian lingkungan secara teoritis, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program P5 memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa yang sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka, yaitu menciptakan peserta didik yang berkarakter, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Deskripsi Artikel Asli

Judul Asli Karya Ilmiah
ANALISIS PROGRAM P5 UNTUK MENUMBUHKAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Nama Penulis Karya Ilmiah
Rori Lalinda; Heri Hadi Saputra; Muhammad Sobri
Tanggal Publikasi
July 23, 2025
Jenis Penlitian
Kualitatif
Jenis Lisensi
CC BY 4.0

Informasi Sumber Eksternal

Nama Institusi/Penerbit
Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Kategori/Quadran
Jurnal Sinta 4

Identitas Pengulas (Kontributor)

Nama Lengkap
Narulita Novia Safitri
ID (NIM)
240611100017
Kelas
PGSD 4A
Matakuliah
Pembelajaran PPKn SD

Informasi Tambahan

Panduan Kutipan
Lalinda, R., Saputra, H. H., & Sobri, M. (2025). ANALISIS PROGRAM P5 UNTUK MENUMBUHKAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR: Penelitian Kualitatif Deskriptif. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 231-242.

Author Info

Narulita

Member since 1 bulan ago
  • 240611100017@student.trunojoyo.ac.id
View Profile

There are no reviews yet.

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Info

Narulita

Posted 56 tahun ago
  • 240611100017@student.trunojoyo.ac.id
Contact Agent View Profile