Studi kasus pendidikan inklusi dalam pembelajaran pendidikan Pancasila SD
Ulasan Ilmiah
Pendidikan inklusif bagi siswa dengan hambatan pendengaran (tunarungu) bukan sekadar menempatkan mereka di kelas reguler, melainkan memastikan aksesibilitas komunikasi dan kualitas pembelajaran yang setara. Artikel berjudul “A Case Study on the Implementation of Inclusive Education for Hearing-Impaired Students in Primary Schools” karya Ayomsari dan Azizah (2024) mengkaji efektivitas layanan inklusi melalui analisis komponen input, process, dan output di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, sekolah telah berupaya menyediakan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan memodifikasi kurikulum. Namun, keterbatasan media pembelajaran berbasis visual dan alat bantu dengar yang memadai masih menjadi kendala teknis yang nyata. Dalam aspek process, guru kelas dan GPK berkolaborasi menerapkan strategi komunikasi total (komtal) dan penggunaan isyarat sederhana. Meskipun demikian, hambatan komunikasi seringkali membuat interaksi sosial siswa tunarungu dengan teman sebaya menjadi terbatas, yang berdampak pada aspek output atau hasil belajar sosial-emosional mereka.
Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan pendidikan bagi siswa hambatan pendengaran sangat bergantung pada kompetensi guru dalam penguasaan bahasa isyarat dan kemampuan sekolah dalam menciptakan lingkungan fisik yang kaya akan stimulasi visual. Secara konseptual, artikel ini memberikan penegasan bahwa hasil belajar (output) yang optimal hanya dapat dicapai jika proses pembelajaran didukung oleh sumber daya (input) yang spesifik sesuai kebutuhan hambatan pendengaran. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi penyelenggara sekolah inklusi untuk terus meningkatkan kualitas sarana aksesibilitas dan kompetensi komunikasi pendidik demi mewujudkan pendidikan yang benar-benar tanpa hambatan.
Deskripsi Artikel Asli
Informasi Sumber Eksternal
Identitas Pengulas (Kontributor)
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




