Isu-Isu Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia
Media/Video Pembelajaran (Embed Link)
Deskripsi Sumber Asli (Eksternal)
Ulasan Media/Video Pembelajaran
Presentasi ini secara telanjang menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi krisis relevansi pendidikan. Sangat ironis ketika jumlah angkatan kerja naik, tapi daya serap pasar justru lesu karena “gap” keterampilan. Kita seperti memproduksi ribuan kunci, tapi lubang pintunya sudah berganti jadi sistem sensor digital. Kalau institusi pendidikan tidak segera merombak kurikulum agar selaras dengan kebutuhan teknologi, kita cuma akan terus mencetak pengangguran intelektual.
Selain itu, narasi tentang “kewirausahaan digital” jangan sampai jadi pelarian pemerintah untuk lepas tangan dari kewajiban menciptakan lapangan kerja sektor formal yang stabil. Jualan online atau jadi affiliate itu bagus untuk bertahan hidup, tapi mereka tetap butuh perlindungan hukum dan jaminan sosial yang kuat. Tanpa itu, mereka hanyalah pekerja rentan yang bisa tumbang kapan saja saat algoritma platform berubah.
Informasi Pengulas
Catatan Ulasan
Intinya, guru PPKn harus berani membawa "suara jalanan" dan "ruwetnya birokrasi" ke meja belajar. Kelas harus jadi laboratorium tempat siswa belajar bahwa mereka adalah subjek pembangunan, bukan cuma objek yang pasif menerima keadaan. Kalau guru berhasil membuat siswa merasa "gerah" dengan ketimpangan dan tahu cara mengubahnya lewat jalur kebijakan, itulah keberhasilan tertinggi dari pendidikan kewarganegaraan. Tanpa itu, kita cuma sedang melahirkan warga negara yang patuh tapi apatis.
Informasi Tambahan
Review
Write a ReviewThere are no reviews yet.




